Prajurit Korps Marinir TNI AL Mendarat, Merebut Dan Mengusai Pantai Musuh
TNI AL, Dispen Kormar (Situbondo). Di tengah gelap gulita dan deburan ombak lautan Jawa, Prajurit Korps Marinir TNI AL dan US Navy/Marine melaksanakan Operasi Amfibi untuk merebut serta menguasai pantai yang dikuasai musuh yang berada di sepanjang pantai Banongan Situbondo dalam tahap Sea Phase dan Operasi Amfibi Latgab CARAT (Cooperation Afloat Readiness And Training) tahun 2022. Senin (19/12/2022)
Diawali dengan Pendaratan Khusus (Ratsus) yang dilaksanakan oleh pasukan Taifib 2 Korps Marinir TNI AL dan US Recon untuk melaporkan konfirmasi pantai pendaratan. Tim Terjun Tempur (Junpur) melaksanakan penerjunan sebagai peninjau depan penembakan Arteleri. Tahap Sea Phase ini kemudian dilanjutkan dengan Operasi Amfibi menggunakan Ranpur Tank BMP 3F, LVT 7 A-1, KAPA K-61 dan Assault Amphibious Vehicles (AAV) / LVTP-7,- LCAC 25, LAV, JLTV milik US Navy/Marine mendarat dan menumbur pantai pendaratan mendaratkan pasukan Infanteri. Untuk memperbesar kemenangan dan memperokporandakan kekuatan musuh, dilaksanakan bantuan tembakan Meriam How 105. Serangan dilanjutkan dengan Pertempuran Kota untuk merebut dan menguasai kota yang dikuasai musuh.
Simulasi ini merupakan bagian skenario Latma Korps Marinir TNI AL dan US Navy-Marines yang pelaksanaanya disaksikan oleh Danpasmar 2 Brigadir Jendral TNI (Mar) Suherlan, S.E., M.M. ,M.Sc., CHRMP., Danguspurla II Laksamana Pertama TNI Deny Prasetyo, Commanding Officer 2d Battalion 4th Marines Leutenant Colonel Jared Reddinger dan pejabat TNI AL, US Navy serta US Marine Corps lainnya.
